Buku Guru - Pendidikan Agama Katolik dan BP SMP Kelas VII

Buku Guru - Pendidikan Agama Katolik dan BP SMP Kelas VII


Kelas : 7
Pengarang Lorensius Atrik Wibawa dan Maman Sutarman
Penerbit Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
Tahun 2017
Bagikan kepada teman anda.

Materi Buku Guru - Pendidikan Agama Katolik dan BP SMP Kelas VII


Bab VI Nilai-Nilai Dasar yang Diperjuangkan Yesus ..................................... 177
A. Kebebasan Anak-Anak Allah .................................................................... 178
B. Sabda Bahagia .............................................................................................. 184
C. Kasih yang Tidak Membedakan .............................................................. 190
D. Membangun Diri seturut Teladan Yesus ............................................. 197

Indeks ................................................................................................................................... 206
Glosarium ............................................................................................................................. 208
Daftar Pustaka ................................................................................................................... 209
Profil Penulis ..................................................................................................................... 211
Profil Penelaah ................................................................................................................. 212
Profil Editor ........................................................................................................................ 213

A. Latar Belakang
Dalam kehidupan anak, pendidikan memiliki tempat dan peran yang amat
strategis. Melalui pendidikan, anak dibantu dan distimulasikan agar dirinya
berkembang menjadi pribadi yang dewasa secara utuh. Begitu juga dalam
kehidupan beragama dan beriman, pendidikan iman mempunyai peran dan tempat
yang utama. Meskipun perkembangan hidup beriman pertama-tama merupakan
karya Allah yang menyapa dan membimbing anak menuju kesempurnaan
hidup berimannya, namun manusia dapat membantu perkembangan hidup
beriman anak dengan menciptakan situasi yang memudahkan semakin erat dan
mesranya hubungan anak dengan Allah. Dengan demikian, pendidikan iman tidak
dimaksudkan untuk mencampuri secara langsung perkembangan hidup beriman
anak yang merupakan suatu misteri, tetapi untuk menciptakan situasi dan iklim
kehidupan yang membantu serta memudahkan perkembangan hidup beriman
anak.
Pendidikan pada umumnya merupakan hak dan kewajiban utama dan
pertama orang tua. Demikian pula dengan pendidikan iman, orang tualah yang
memiliki hak dan kewajiban pertama dan utama dalam memberikan pendidikan
iman kepada anak-anaknya. Pendidikan iman pertama-tama harus dimulai dan
dilaksanakan di lingkungan keluarga, tempat dan lingkungan dimana anak mulai
mengenal dan mengembangkan iman. Pendidikan iman yang dimulai di keluarga
perlu diperkembangkan lebih lanjut dalam kebersamaan dengan jemaat yang
lain. Perkembangan iman dilakukan pula dengan bantuan pastor, katekis dan
guru agama. Negara mempunyai kewajiban untuk menjaga dan memfasilitasi agar
pendidikan iman dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan iman masing-masing.
Salah satu bentuk dan pelaksanaan pendidikan iman adalah pendidikan iman
yang dilaksanakan secara formal dalam konteks sekolah yang disebut pelajaran
agama. Dalam konteks Agama Katolik, pelajaran agama di sekolah dinamakan
Pendidikan Agama Katolik yang merupakan salah satu realisasi tugas dan
perutusannya untuk menjadi pewarta dan saksi Kabar Gembira Yesus Kristus.
Melalui Pendidikan Agama Katolik, peserta didik dibantu dan dibimbing agar
semakin mampu memperteguh iman terhadap Tuhan sesuai ajaran agama Katolik
dengan tetap memperhatikan dan mengusahakan penghormatan terhadap
agama dan kepercayaan lain. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan
Pendahuluan
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti